Rabu, 23 Juni 2010

Waktu-waktu terkabulnya doa

Sebelum berdoa, ada baiknya apabila kita mengetahui adab dalam berdoa. Sudah tentu yang namanya doa itu memiliki syarat-syarat dan adab-adab agar doa tersebut diterima. Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang yang berdoa adalah makanan yang dimakannya halal. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa makanan yang haram menyebabkan tidak diterimanya doa seseorang. Hal itu disebut di dalam hadits riwayat Muslim dari Abu-Hurairah, katanya," Rasulullah bersabda: Wahai manusia, sesungguhnya Allah adalah baik, dan Dia tidak akan menerima kecuali yang baik. Allah menyuruh orang-orang beriman seperti menyuruh para Rasul, yaitu agar mereka memakan makanan yang baik." Hal ini juga disebutkan dalam Al-Baqarah:172, yang artinya:"Wahai orang-orang yang beriman, makanlah makanan yang baik yang telah Kami anugerahkan kepada kalian."

Ada empat hal yang menyebabkan doa seseorang diterima, yaitu:

1. Sebagaimana yang sudah tersebut di dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, dari nabi:
"Ada tiga golongan yang doanya tidak diragukan lagi akan dikabulkan oleh Allah, yaitu orang yang di dzalimi, orang yang dalam bepergian, dan doa orang tua terhadap anaknya."

2. "Berapa banyak orang yang lusuh, kumal, pakaian compang-camping yang mengetuk-ngetuk pintu orang namun ketika dia berdoa kepada Allah doanya dikabulkan oleh-Nya."
Hadits di atas dapat penulis perjelas maksudnya, yaitu dengan pakaian yang sederhana, tidak perlu menggunakan pakaian yang mewah.

3. Hadits yang diriwayatkan oleh Salman, dari nabi, beliau bersabda:
"Sesungguhnya Allah Maha Hidup dan Maha Mulia. Dia malu kalau ada orang berdoa mengangkat kedua tangannya, lalu Dia membiarkan kedua tangan orang itu kosong dan tidak mendapatkan apa-apa."
Sudah jelas bahwa dengan menengadahkan kedua tangan akan menyebabkan dikabulkannya doa tersebut.

4. Penuh keyakinan dan sungguh-sungguh, seperti sabda nabi:
"Berdoalah kepada Allah Ta'ala dengan penuh keyakinan akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan seseorang yang berdoa sementara hatinya lalai dan main-main saja."

5. Doa yang terbaik adalah doa yang berasal dari Al-Quran. Di dalam Al-Quran terdapat banyak sekali ayat-ayat yang mengandung unsur doa. Hal ini akan lebih memudahkan terkabulnya doa.

6. Ada baiknya berdoa dengan menggunakan asmaul husna. Misalnya saat kita meminta ampun kepada Allah dengan menyebutkan "Ya...Ghafur...."


Apabila kita sudah memahami adab-adab dan syarat-syarat berdoa, sekarang kita harus mengetahui waktu-waktu yang tepat dimana doa yang kita hajatkan akan dikabulkan Allah swt. dan waktu-waktu tersebut adalah:
"Bila seseorang berdoa dengan sepenuh hati menyampaikan semua yang dimintanya dan mencocoki waktu-waktu terkabulnya doa, yaitu waktu sepertiga malam terakhir, waktu dikumandangkannya adzan, waktu di antara adzan dan iqomah, waktu di antara 2 khutbah jum'at, akhir waktu setelah shalat ashar, lalu doa tersebut dilakukannya dengan khusyu', meminta belas kasihan di hadapan Allah swt., penuh ketundukan dan kerendahan, mengahdap kiblat, dalam keadaan suci, mengangkat kedua tangan ke langit (menengadakan tangan ke atas), memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad, sebelum berdoa, ia bertaubat dan memohon ampun, bersungguh-sungguh, memulainya dengan mengucapkan basmallah, berdoa dengan harap-harap cemas, berdoa dengan menyebut nama dan sifat-Nya (asmaul husna) , berdoa di dahului dengan sedekah, maka bila seseorang telah melakukan semua itu, hampir-hampir doanya tidak akan ditolak selama-lamanya."

Setiap doa itu dipelihara Allah dengan baik, maka adakalanya permohonan itu dikabulkan secara spontan, ada kalanya ditunda, dan ada kalanya disampaikan ketika di akhirat kelak. Sebagaimana dijelaskan dalam kitab al adabul munfarid oleh imam al hafiz Muhammad bin Ismail al Bukhary dari Abu Said al Khudry mengatakan,
"Nabi bersabda: Tidak seorang pun dari kaum muslimin yang berdoa yang bukan untuk perbuatan dosa dan memutuskan hubungan kekeluargaan, kecuali Allah pasti memberinya salah satu dari tiga kemungkinan yaitu disegerakan terkabulnya permintaan, disimpan baginya untuk di akhirat kelak atau diberi imbalan untuk menyingkirkan bala bencana yang setimpal dengan doanya."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar